Pertolongan Pertama Untuk Mengatasi Flu Perut Pada Balita

Seperti yang kita ketahui bahwa anak-anak pada usia balita memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah sehingga sangat rentan terkena berbagai macam penyakit. Balita rentan sekali terkena gangguan pencernaan, gangguan pada kulit ataupun pada saluran pernafasan. Salah satu gangguan kesehatan yang rentan terjadi pada anak balita yaitu flu perut. Biasanya flu perut ditandai dengan gejala sakit perut ringan dan bahkan diare yang disertai dengan muntah-muntah.

Mengatasi Flu Perut Pada Balita

Flu perut akan sembuh dengan sendirinya, namun apabila dibiarka sangat beresiko menimbulkan dehidrasi akibat banyak cairan tubuh yang keluar. Flu perut disebabkan oleh mikroorganisme seperti infeksi bakteri dan virus (retrovirus). Salah satu gejala flu perut yang mudah untuk dikenali yaitu diare dan kram perut. Bahkan flu perut bisa menimbulkan gejala diare disertai muntah dan demam sehingga dalam kondisi yang lebih parah menyebabkan BAB yang disertai darah.

Pertolongan Pertama Untuk Mengatasi Flu Perut Pada Balita

Pada dasarnya penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya. Namun jangan membiarkan penyakit ini karena akan membuat si kecil merasa tidak nyaman dan bahkan membahayakan kesehatan si kecil. Berikut ini cara mudah untuk mengatasi flu perut pada balita.

  • Apabila Anda ingin memberikan obat untuk menghentikan diare akibat flu perut, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang aman. Hal ini juga untuk menghindari komplikasi pada balita.
  • Untuk menurunkan demam akibat flu perut Anda bisa memberikan obat penurun panas yang disesuaikan dengan usia anak.
  • Untuk kasus flu perut yang parah sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih baik.
  • Sebaiknya Anda rutin mengontrol kesehatan anak dan mengajarkan kebiasaan untuk hidup bersih. Ajarkan pada anak-anak untuk membiasakan cuci tangan sebelum makan dan setelah buang air. Selain itu, Anda juga hsrus menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi oleh si kecil.
  • Jika bayi terkena flu perut sebaiknya lanjutkan pemberian ASI karena kandungan antibakteri pada ASI mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Selain itu apabila gejala tersebut terjadi pada balita maka berikan asupan makanan setiap dua jam sekali dengan makanan yang memiliki kandungan banyak air.
  • Untuk mencegah terjadinya dehidrasi pada balita, sebaiknya Anda memberikan asupan cairan yang mencukupi.
  • Apabila kondisi anak tidak kunjung membaik setelah dilakukan berbagai macam penanganan, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih parah yang bisa membahayakan anak balita.

Flu perut memang bukan merupakan penyakit yang serius, namun apabila dibiarkan akan menimbulkan gejala yang bisa membahayakan anak balita. Cairan yang banyak terbuang ketika muntah sangat rentan mengakibatkan dehidrasi. Maka dari itu berikan air putih ataupun jus buah untuk menjaga keseimbangan cairan tubuhnya dan mencegah dehidrasi. Penanganan yang tepat akan membantu menolong si kecil dari kondisi yang lebih parah.

Read More

Peran Penting Kalsium Bagi Kehamilan

Kalsium adalah salah satu komponen nutrisi yang tidak kalah pentingnya bagi ibu hamil. Seperti yang kita ketahui bahwa kalsium adalah bagian terpenting di dalam tubuh. Kalsium tidak hanya dibutuhkan oleh ibu hamil, akan tetapi dibutuhkan oleh semua orang dalam menunjang kelangsungan dan perkembangan sel-sel di dalam tubuh. Kalsium mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang kebutuhan tubuh setiap orang.

Kalsium Bagi Kehamilan

Kalsium tidak hanya dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi, namun memiliki fungsi yang cukup penting dalam berbagai proses fisiologis atau biokimia yang berlangsung di dalam tubuh. Salah satu contohnya yaitu membantu regulasi otot dan sistem rangka, pembentukan sel darah dan membantu aktivitas jaringan tubuh. Selain itu, kalsium juga berperan penting dalam meningkatkan fungsi membran sel dan sekresi hormon.

Pada waktu hamil, kalsium dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium berguna untuk menunjang proses pembentukan tulang dan gigi pada janin. Kekurangan asupan kalsium sangat beresiko mengakibatkan penyakit osteoporosis dan pembentukan tulang yang tidak sempurna pada janin.

Kalsium dan posfor adalah dua komponen penting yang terdapat di dalam DNA yang merupakan senyawa utama di dalam sel sebagi penentu genetik. Oleh karena itu untuk mengoptimalkan kinerja kalsium sangat dibutuhkan nutrisi lain seperti posfor dan magnesium. Bahkan dalam hal pemebantukan tulang, untuk mengoptimalkan penyerapan kalsium ke dalam tulang dibutuhkan asupan vitamin D.

Magnesium juga dibutuhkan dalam membantu mengoptimalkan kinerja kalsium di dalam tubuh pada waktu hamil. magnesium berperan penting dalam proses enzimatis yang berkaitan dengan proses metabolisme glukosa secara anaerobic atau siklus krebs. Kekurangan magnesium sangat beresiko mengakibatkan perubahan pada saraf otot, pertumbuhan yang terhambat dan terjadi penumpukan kalsium pada ginjal.

Selain magnesium dan posfor, kalsium juga membutuhkan dukungan dari zat besi untuk mengoptimalkan fungsinya. Zat besi diperlukan untuk mengangkut oksigen dari darah menuju ke sel-sel yang membutuhkan untuk proses metabolisme protein dan lemak serta glukosa menjadi ATP (energi). kekurangan zat besi bisa mengakibatkan kadar haemoglobin di dalam darah lebih rendah dari batas normal. Hal ini tentunya berbahay bagi ibu hamil karena bisa mengakibatkan anemia. Kondisi seperti ini sangat rentan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menurun secara drastic.

Akibat Kekurangan Kalsium Pada Waktu Hamil

Perkembangan bayi terhambat. Salah satu dampak negatif kekurangan kalsium pada waktu hamil yaitu perkembangan dan pertumbuhan bayi terhambat. Dampak yang ditimbulkan yaitu penyakit tulang dan kemampuan motorik bayi setelah lahir berkembang secara lambat.

Menyebabkan kram saat hamil. Kekurangan kalsium pada waktu hamil bisa menyebabkan kram pada kaki. Hal ini karena beban kehamilan yang semakin berat akan memberi tekanan terhadap syaraf-syaraf di kaki sehingga kaki menjadi lebih tegang. Apabila asupan kalsium mencukupi maka keluhan tersebut tidak akan terjadi.

Pertumbuhan tulang tidak sempurna. Akibat kekurangan kalsium pada waktu hamil bisa menyebabkan gangguan pada pertumbuhan tulang. Bayi yang kekurangan kalsium selam di dalam kandungan cenderung memiliki kualitas tulang yang buruk yaitu mudah rapuh. Oleh karena itu, asupan kalsium selama hamil penting sekali untuk diperhatikan.

Osteoporosis pada ibu hamil. Kurangnya asupan kalsium selama hamil sangat beresiko terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis. Hal ini karena janin akan menyerap cadangan kalsium dari dalam tubuh ibu hamil sehingga mengakibatkan kepadatan tulang menjadi berkurang.

Perlu Anda ketahui ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium sebaiknya tidak dibarengi dengan makanan berserat. Makanan yang mengandung serat bisa menghambat penyerapan kalsium di dalam sistem pencernaan atau usus. Selain itu Anda juga harus menghindari minuman yang mengandung alkohol, kafein dan minuman bersoda.

Read More

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mulut Selama Hamil

Menjaga kesehatan selama menjalani kehamilan harus dilakukan semaksimal mungkin untuk menunjang perkembangan janin. Kesehatan ibu hamil yang bermasalah akan berdampak buruk terhadap tumbuh kembang janin yang ada di dalam kandungan. Pada waktu hamil disarankan untuk sepenuhnya menjaga kesehatan dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi, berolahraga secara teratur dan rutin melakukan pemeriksaan ke dokter.

Menjaga Kesehatan Mulut Selama Hamil

Hormon kehamilan menyebabkan berbagai macam perubahan pada ibu hamil, baik itu dari sisi fisik maupun psikis. Adanya pengaruh hormon kehamilan biasanya mempengaruhi tingkat nafsu makan pada ibu hamil. Tidak dipungkiri bahwa meningkatnya nafsu makan pada waktu hamil bisa berpengaruh terhadap kesehatan mulut dan gigi ibu hamil.

Sekilas Tentang Pentingnya Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi

Ibu hamil sangat rentan terkena berbagai permasalahan yang berhubungan dengan kesehatan gigi dan mulut. Pada awal-awal kehamilan biasanya ibu hamil mengalami gejala mual dan muntah dengan intensitas yang tinggi. Kondisi seperti ini tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan gigi karena asam lambung bisa merusak dan mengikis lapisan enamel gigi. Meningkatnya kadar hormon selama hamil memicu infeksi bakteri pada jaringan gusi.

Penyakit mulut yang umum terjadi pada ibu hamil adalah radang gusi. Menurut sebuah penelitian menemukan bahwa 30 persen wanita yang sedang hamil rentan mengalami peradangan pada bagian gusi. Hal ini disebabkan oleh penumpukan plak pada gigi akibat intensitas makan yang meningkat. Radang gusi harus segera diobati karena bisa menyebabkan periodontis. Kondisi ini muncul ketika terjadi peradangan pada gusi kemudian menyebar ke semua jaringan lunak dan tulang.

Apabila penyakit gigi tidak segera ditangani maka dapat mengakibatkan infeksi dan rasa sakit sehingga akan berdampak buruk terhadap janin. Kesehatan mulut yang bermasalah akan mempengaruhi asupan gizi yang merupakan komponen penting bagi perkembangan janin.

Radang gusi yang sering menimbulkan rasa sakit biasanya mengakibatkan terjadi pembengkakan dan pendarahan. Pada sebagian kasus, akibat yang lebih parah bisa mengakibatkan gigi menjadi longgar. Selain itu, radang gusi sangat beresiko menyebabakan tumor kehamilan pada gusi dan menyebabkan infeksi. Perlu Anda waspadai bahwa bakteri yang menyerang gusi bisa masuk kedalam rahim melalui sirkulasi darah. Hal ini tentunya sangat berbahaya bagi janin karena bisa mengakibatkan kelahiran prematur, keguguran dan berat badan bayi yang rendah.

Tips Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi Pada Waktu Hamil

  • Biasakan untuk selalu membersihkan gigi dengan cara rutin menggosok gigi minimal dua kali sehari untuk mencegah penumpukan plak yang bisa memicu bakteri penyebab infeksi pada gusi.
  • Apabila Anda muntah maka segera berkumur dengan air bersih supaya asam lambung tidak merusak enamel gigi. Jangan menyikat gigi setelah muntah karena bisa mengikis lapisan enamel gigi.
  • Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi sangat disarankan untuk menjaga kesehatan selama hamil. Konsumsilah makanan yang mengandung vitamin A, C ataupun D untuk menunjang kesehatan gigi dan gusi selama hamil. Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan kalsium seperti susu ataupun keju untuk mendukung kesehatan gigi, gusi serta tulang Anda dan juga janin.
  • Batasi konsusmsi makanan yang bisa memicu kerusakan gigi seperti makanan atau minuman manis dengan kadar gula tinggi seperti permen, coklat atau minuman bersoda.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara rutin ke dokter. Pemeriksaan yang teratur akan mendeteksi masalah pada gusi sejak dini sehingga bisa dilakukan penanganan lebih awal.

Read More

Peran Penting Suami Saat Istri Hamil

Pada masa kehamilan, istri tidak sepenuhnya bisa mengerjakan semua pekerjaan rumah seorang diri. Dalam hal ini peran penting suami sangat dibutuhkan untuk membantu dan menggantikan tugas istri. Pekerjaan berat seperti membersihkan rumah sebaiknya tidak lagi dikerjakan pada waktu hamil karena bisa membahayakan janin. Suami harus senantiasa membantu semua pekerjaan supaya istri yang sedang mengandung tidak kelelahan.

Peran Suami Saat Istri Hamil

Pada waktu hamil, biasanya wanita lebih sensitif sehingga mudah tersinggung dan perasaannya cenderung berubah-ubah. Peran Anda sebagai suami harus bisa meredakan emosi istri dan membuatnya lebih tenang dalam menjalani kehamilan. Tidak dipungkiri bahwa pelukan seorang suami ketika istri marah adalah obat yang ampuh. Selain itu Anda juga bisa memberi semangat pada istri dalam menjalani kehamilan. Tindakan positif yang dilakukan oleh suami akan membuat sang istri merasa tenang sehingga kehamilan akan menjadi momen yang menyenangkkan bukan momen yang melelahkan.

Suami juga harus mengambil alih semua pekerjaan rumah yang dinilai berat apabila dilakukan oleh istri pada waktu hamil. Wanita yang sedang hamil harus menghindari semua pekerjaan berat supaya kondisi kesehatan janin di dalam kandungan tetap sehat dan terjaga. Selain itu, wanita hamil juga membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak untuk menunjang kesehatan dan perkembangan janin.

Pada pagi hari suami bisa membantu istri untuk menyiapkan sarapan. Meskipun pekerjaan tersebut bisa dilakukan oleh istri, namun tidak ada salah apabila Anda membantunya. Anda sebagai suami harus mengetahui semua kebutuhan vitamin atau nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dalam menunjang perkembangan janin. Menyiapkan sarapan berdua akan terasa lebih menyenangkan sehingga beban yang dirasakan selama hamil akan terasa ringan. Kondisi psikologis ibu hamil yang bahagia akan berdampak positif terhadap kesehatan janin di dalam kandungan.

Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan maka kondisi perut ibu hamil akan semakin membesar. Biasanya tekanan pada tubuh dan pikiran akan semakin berat. Bantulah istri untuk lebih rileks dan terhindar dari stres saat hamil dengan cara melakukan pemijatan. Pijatan halus dan penuh kasih akan membantu menenangkan pikiran dan meregangkan otot-otot yang tegang. Selain itu, kehadiran suami disamping istri akan membuatnya lebih tenang dan tidak merasa sendirian dalam menjalani kehamilan.

Suasana hati wanita hamil biasanya berubah secara tiba-tiba akibat dari adanya hormon kehamilan. perasaannya cenderung lebih sensitif dan peka sehingga terkadang lebih sering marah tanpa alsan yang jelas. Kondisi seperti itu memang wajar terjadi karena hormon yang tidak stabil. Anda sebagai suami sebaiknya merespon kondisi tersebut dengan pikiran yang tenang dan hindari pertengkaran. Perlu Anda ketahui bahwa pertengkaran pada waktu hamil bisa berdampak negatif terhadap perkembangan bayi dan kondisi psikologis istri.

Peran penting suami pada waktu istri hamil benar-benar sangat dibutuhkan untuk menunjang kehamilan yang sehat. Dukungan dari suami akan berdampak positif terhadap psikologis istri sehingga perkembangan janin di dalam kandungan tidak terganggu.

Read More

Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak Sejak Dini

Gigi berlubang adalah salah satu permasalahan yang sering terjadi pada anak-anak. Hal ini karena mereka lebih menyukai makanan manis seperti permen dan coklat. Selain itu, anak-anak juga lebih menyukai minuman yang mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Kebiasaan mengkonsumsi makanan manis menyebabkan anak-anak rentan mengalami sakit gigi.

kesehatan gigi anak

Mencegah gigi berlubang sejak dini adalah salah satu langkah efektif untuk menghindari kerusakan gigi pada anak di kemudian hari. Perlu Anda ketahui bahwa gigi berlubang pada awalnya hanya berupa bercak-bercak putih dan lama kelamaan berubah menjadi kecoklatan bahkan berwarna hitam. Apabila tidak segera ditangani maka mengakibatkan pembengkakan pada gusi sehingga memicu sakit gigi dan pada akhirnya gigi tersebut rusak.

Dalam hal ini peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mencegah gigi berlubang pada anak. Anda sebagai orangtua sebaiknya menerapkan kebiasaan untuk menggosok gigi yang benar pada anak-anak sejak dini. Selain itu, Anda juga harus membatasi kebiasaan anak dalam mengkonsumsi makanan manis yang merupakan musuh utama gigi.

Tips Mencegah Kerusakan Gigi Pada Anak Sejak Dini

  • Ajarkan cara membersihkan gigi yang benar sejak dini

Langkah awal yang harus Anda lakukan dalam mencegah kerusakan gigi pada anak yaitu dengan mengajarkan kebiasaan untuk menggosok gigi dengan cara yang benar sejak dini. Berikan pengertian pada anak bahwa menggosok gigi adalah salah satu hal yang sangat penting dalam menunjang kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, berikan contoh langsung pada anak sehingga mereka akan lebih mudah mengerti. Lakukan secara perlahan dan penuh kesabaran karena pada awal-awal mungkin Anda akan kesulitan untuk mengajarkan kebiasaan baik ini.

  • Kontrol frekuensi menyusui ketika tumbuh gigi

Apabila gigi susu mulai tumbuh maka sebaiknya frekuensi menyusui si kecil dikurangi. Terlebih lagi ketika anak sudah berusia dua tahun maka pemberian ASI sudah harus dihentikan. Hal ini untuk meminimalisir gigi berlubang pada anak. Meskipun gigi yang dimiliki oleh anak masih berupa gigi susu, namun tetap saja harus di jaga untuk menunjang pertumbuhan gigi permanen yang sehat.

  • Jangan membiasakan si kecil tidur dengan mengemut botol susu

Kebanyakan orangtua memberikan botol susu sebelum anak tidur dengan alasan supaya tidurnya nyenyak dan tidak rewel. Kebiasaan seperti ini sebenarnya kurang tepat karena bisa memicu kerusakan pada gigi anak. Sebisa mungkin jangan membiasakan untuk memberikan makanan manis pada si kecil sebelum tidur. Namun, apabila hal itu sudah terlanjur dilakukan sebaiknya berikan minum air putih untuk si kecil sebagai pembersih sisa-sisa minuman manis tersebut.

  • Kurangi pemberian cemilan manis untuk si kecil

Makanan manis dan mengandung gula adalah pemicu utama kerusakan gigi pada anak. Oleh karena itu sebaiknya Anda memberikan batasan dalam memberikan cemilan manis untuk si kecil. Jangan melarang si kecil untuk mengkonsumsi makanan tersebut tapi lebih baik membatasi dengan bijak sehingga perlahan-lahan akan terbiasa.

Demikian informasi mengenai tips mencegah kerusakan gigi pada anak sejak dini. Semoga artikel yang penulis sajikan bermanfaat bagi Anda dalam mengatasi permasalahan gigi berlubang pada anak.

Read More

10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil Muda

Untuk kesemaptan ini, kami akna membahas informasi terkait beberapa hal yang tidak boleh di lakukan saat hamil muda. Di usia kehamilan yang masih muda, ada banyak sekali resiko yang pastinya akan menghampiri ibu hamil. Oleh karena itu, bagi Anda yang tengah melangsungkan kehamilan di usia muda, ada beberapa hal yang seharusnyan tidak dilakukan.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat hamil ini sangatlah penting guna diperhatikan oleh semua wanita, terutama wanita yang tengah hamil muda. Ketika masa kehamilan, pastinya Anda ingin menjaga kehamilan Anda dengan baik, bukan? Nah, berikut ini ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat hamil, terutama ketika hamil muda, yaitu sebagai berikut:

yang tidak boleh dilakukan saat hamil muda

1.Ketika usia kehamilan Anda masih muda, Anda sangat di larang untuk mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol, karena alkohol ini akan sangat berbahaya untuk kondisi kesehatan Anda juga janin yang ada di dalam kandungan.

  1. Ibu yang tengah hamil muda juga sangat tidak di anjurkan untuk merokok, karena hal ini juga akan sangat berdampak buruk terhadap kondisi kandungan.
  2. Ibu hamil muda juga sangattidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung merkuri. Biasanya merkuri ini terdapat pada makanan yang kaya akan omega 3 juga terdapat di dalam makanan yang mengandung omega 6.
  3. Ibu hamil juga dilarang untuk melakukan diet. Karena hal ini sangat berdampak buruk pada kelangsungan kehamilan Anda.
  4. Selanjutnya, ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas atau olahraga yang terlalu berat. Terutama pada trimester pertama atau usia kehamilan yang masih muda. Jika aktivitas berat selalu dilakukan oleh ibu hamil, maka kemungkinan besar ibu hamilakan mengalami keguguran.
  5. Ibu hamil muda juga jangan sampai mengalami radiasi dalam waktu yang cukup lama. Misalkan melakukan foto rontgen atau bahkan bekerja di radiologi, dan hal ini sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil, apalagi ibu hamil muda.
  6. Ibu hamil muda sangat tidak dianjurkan untuk mengalami stress, karena stress juga bisa mengakibatkan keguguran pada kehamilan muda.
  7. Ibu hamil juga tidak dianjurkan menggunakan kosmetik yang berlebihan, apalagi kosmetik yang memiliki kandungan merkuri atau bahkan bahan kimia lainnya yang sangat berbahaya untuk kesehatan janin yang ada di dalam kandungan.
  8. Selanjutnya, ibu hamil juga tidak sianjurkan untuk mengkonsumsi makanan mentah, terutama daging mentah atau daging yang tidak di masak dengan matang. Karena makanan mentah atau daging mentah seperti susi dipercaya memiliki kandungan zat yang berbahaya bagi kesehatan.
  9. Ibu hamil juga sangat di larang untuk mengkonsumsi obat-obatan sembarangan tanpa adanya persetujuan dari dokter. Lebih-lebih jika obat yang dikonsumsi merupakan obat-obatan berbahan dasar kimia.

hal yang tidak boleh dilakukan saat hamil muda

Nah, itulah beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat hamil muda. Semoga dengan adanya artikel kami kali ini, bisa sangat membantu ibu hamil dalam mewujudkan kehamilan yang sehat.

Read More

7 Jenis Makanan Untuk Ibu Hamil yang Harus Dihindari

Makanan untuk ibu hamil merupakan salah satu faktor yang sangat penting yang dibutuhkan guna membentuk sebuah kehamilan yang sehat. Namun dalam menentukan jenis makanan untuk ibu hamil, biasanya akan muncul berbagai macam pertanyaan dari kalangan bumil, salah satunya yaitu terkait makanan seperti apa yang boleh juga yang tidak boleh di konsumsi oleh ibu hamil.

Nah, penting untuk ibu hamil ketahui, bahwa sebenarnya ada beberapa jenis makanan ibu hamil yang sebaiknya di hindari oleh bumil, karena hal ini bisa menyebabkan infeksi terhadap kehamilan, seperti terjadinya salmonella, toksoplasmosis, listeria, Ecoli, yang memang bisa memberikan dampak buruk terhadap bayi yang ada di dalam kandungan.

Di bawah ini ada beberapa pantangan makanan ibu hamil yang harus benar-benar di hindari selama kehamilan, yaitu sebagai berikut:

pantangan makanan ibu hamil

1.Jangan memakan daging mentah, misalkan yang ada di dalam makanan sushi atau bahkan daging yang di masak tidak matang. Mengapa? Karena daging mentah memiliki kandungan Toksoplasmosis, yaitu sebuah parasit yang bisa menyebabkan terjadinya infeksi yang sangat serius pada janin yang ada di dalam kandungan, juga Ecoli yang akan sangat berbahaya bagi ibu hamil.

  1. Toksoplasmosis juga ada di dalam sayuran yang memang tidak di cuci dengan bersih, oleh karena itu sebelum bumil mengkonsumsi sayuran, ada baiknya jika sayuran tersebut di cuci dengan baik, apalagi untuk salad atau bahkan lalapan yang di konsumsi dengan mentah.
  2. Jangan mengkonsumsi daging atau bahkan telur ayam yang dimasak setengah matang, bumil juga harus menghindari mengkonsumsi hati ayam atau bahkan daging yang memiliki kandungan salmonella yang memang bisa menyebabkan diare yang sangat berat pada ibu hamil.
  3. Bumil juga harus menghindari mengkonsumsi Ikan tuna steak, ikan sea bass, shark, atau bahkan sejumlah ikan lainnya yang memiliki ukuran yang cukup besar yang memang diketahui memiliki kandungan mercuri yang sangatlah tinggi, yang memang bisa menyebabkan kerusakan pada saraf jika di konsumsi dalam jumlah yang cukup banyak.
  4. Keju yang lunak seperti brie dan camembert, blueveined, cheese juga beberapa keju yang memang terbuat dari susu kambing juga domba. Semua jenis makanan tersebut memiliki resiko dapat membawa listeria. Listeria ini merupakan jenis bakteri yang bisa menembus dinding plasenta serta bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada janin yang ada di dalam kandungan. Dan itu jangan berbahaya pada kehamilan, karena bisa menyebabkan keguguran atau bahkan kelahiran yang tidak normal. Selain itu bumil juga harus menghindari mengkonsumsi susu yang memang tidak di pasteurisasi.
  5. Ibu hamil juga tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Karena alkohol bisa menyebabkan kelainan terhadap perkembangan janin yang ada di dalam kandungan, serta menyebabkan problem emosional terhadap bayi.
  6. Seorang bumil juga sangat tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak, karena hal ini bisa mempengaruhi berat badan bayi yang ada di dalam kandungan, keguguran bahkan bisa mengurangi penyerapan zat besi.

Read More

6 Gejala yang Akan Dirasakan Ibu Hamil Ketika Pecah Ketuban

Ketika masa kehamilan sudah memasuki usia 8-9 bulan, hal yang saat itu tengah di tunggu oleh ibu hamil yaitu proses persalinan atau lahirnya bayi ke dunia ini. Nah, sebelum bumil melangsungkan proses persalinan, biasanya ada beberapa gejala yang akan dirasakan oleh bumil menjelang proses persalinan, dan salah satu hal yang akan dialami yaitu pecah ketuban. Walaupun proses persalinan sangat di nanti oleh sebagian besar pasangan suami istri, namun momen itu juga merupakan momen yang sangat menegangkan.

Ada beberapa gejala yang nantinya akan dirasakan oleh seorang ibu hamil ketika ketuban pecah menjelang proses persalinan, lantas apa saja tanda-tanda atau bahkan ciri-ciri ketuban pecah ketika akan menghadapi proses persalinan? Berikut ciri-ciri ketuban pecah yang harus bumil ketahui:

pecah ketuban

1.Merasa ada cairan yang keluar

Salah satu pertanda yang akan dirasakan oleh bumil ketika pecah ketuban yaitu adanya cairan yang merembes keluar dari liang kewanitaan, bahkan rasanya sama seperti tengah menstruasi. Cairan yang akan keluar dari daerah kewanitaan ini bisa berjumlah sedikit atau bahkan jumlahnya banyak. Namun terkadang, pertanda seperti ini tidak dirasakan oleh beberapa orang.

  1. Ada cairan yang menetes

Pertanda selanjutnya yaitu, adanya cairan yang keluar menetes dari daerah kewanitaan, dan hal tersebut akan lebih terasa daripada cairan yang merembes. Bahkan jumlah yang akan dikeluarkan lebih banyak, dan hampir sama ketika buang air kecil. Dan cairan ini akan keluar dalam jumlah yang lebih banyak ketika bumil ada dalam keadaan berdiri.

  1. Merasa ada yang pecah

Ada beberapa diantaranya bumil yang akan merasakan seperti adanya gelembung yang pecah ketika ketuban pecah. Bahkan ada juga yang merasakan dan mendengar adanya suara pecah, dan hal tersebut kerap membuat sebagian besar wanita menjadi gugup dan panik.

  1. Keluarnya cairan hangat

Ketika ibu hamil mulai merasakan adanya gelembung yang pecah, maka ketika itu pula ibu hamil akan merasakan adanya cairan hangat yang keluar dari area kewanitaannya. Jumlah cairan yang keluar dari liang kewanitaan itu bisa sedikit tapi juga bisa dalam jumlah yang banyak.

  1. Merasa ada yang menekan

Bukan hanya cairan saja yang akan keluar dari area kewanitaan ibu hamil, namun tekanan di bagian bawah perut juga akan di rasakan oleh ibu hamil. Dan inilah saatnya terjadi pembukaan yang disertai dengan kontraksi.

  1. Merasakan sakit yang hebat

Terjadinya beberapa kali kontrkasi pastinya akan menimbulkan rasa sakit yang semakin meningkat, dan tekanan akan dirasakan ibu hamil akan semakin membesar. Para ibu hamil yang akan melangsungkan proses persalinan normal pastinya akan mengalami pembukaan yang teratur. Akan tetapi, ada pula kasus yang terjadi di mana pembukaan akan terjadi di pembukaan satu saja, dan setelah itu proses pembukaan akan berhenti.

Dan itulah beberapa gejala yang akan dirasakan oleh ibu hamil ketika pecah ketuban. Perlu di katehaui, nahwa ketuban bisa saja pecah sebelum fase persalinan di mulai atau ketuban pecah dini.

Read More